Karya : Lieondi
Yusdeantnus
Hay, namaku ondi
teman temanku sering memanggilku ndi, juga ada yang manggilku on :D, tapi itu
enggak penting bagiku karena aku orangnya biasa aja orangnya. Sekarang aku
kelas 11 di sekolah ternama di kotaku.
Kata orang orang dulu aku orangnya lugu,
enggak bisa bergaul, dan culun (kata orang orang)
Tapi sekarang setelah aku SMA aku sudah
tau apa itu bergaul, apa itu bergaya mengikuti trands masa kini, dan tau apa
itu CINTA.
Cerita ini menceritakanku tentang apa
itu soal rasa menyatakan cinta.
Cinta, adalah
sebuah misteri dari dahulu hingga sekarang yang membuat orang salah tingkah,
dan merubah gaya hidupnya, dimana seseorang merasakan namanya jatuh cinta,
kangen seseorang, merasakan namanya sakit hati, dan berbagai rasa lainnya.
Waktu itu aku
baru kelas sepuluh sewaktu aku masuk sekolah untuk pertama kalinya di SMA aku
di sekolah terkenal dengan orang yang cuek, dan tidak perduli dengan orang
lain, waktu itu aku mengikuti seleksi pemilihan kepengurusan osis di sekolahku,
tes demi tes saya lewati, dan akhirnya saya di terima menjadi pengurus osis di
sekolahku.
Perjalanan cinta
saya dimulai sekarang, waktu rapat pembentukan
kepengurusan ada 1 wanita yang cantik jelita, manis dan tidak bisa buat
saya lupakan hingga sekarang, waktu itu saya mulai berkenalan dengan dia.
Dia namanya kris.
Dia seorang
atlet bela diri pencak silat, dan saya juga atlet bela diri karate dia sering
membantu saya saat saya kesusahan dan juga sebaliknya, kris adalah seorang cewek
yang membuat saya jatuh cinta, awal kita berkenalan tampak malu malu.
Waktu itu kita berkenalan “hey, sapa
namamu” begitulah kris bertanya kepadaku.
Lalu saya
menjawab “namaku ondi, lha kamu sih siapa namanya” entah kenapa jantung saya
berdebar kencang saat saya bersalaman dengannya, (APAKAH ITU YANG DINAMAKAN
CINTA) entahlah saya kurang mengerti.
Dia menjawab “namaku kris” parasnya yang
cantik itu dan matanya yang indah, membuatku tidak dapat berpaling dari
pandanganya.
Waktu terus berganti dan bergulir, kami
mulai akrab dan memberanikan tukeran nomer hp.
“ehh, kris aku minta nomermu dong”
dengan berharap dapat meminta momer hpnya.
“buat apa, nih 08*******”
“iya makasih, nanti aku sms kamu yaa”
“iya”
Awal pertama sms dia sangat cuek
denganku, dengan bahasa bahasa yang cuek membuat aku bersemangat untuk
mendaptkan hatinya.
“malem kris, lagi apa nih” itu awal aku
memberanikan diri sms dia.
“malem juga, ini siapa”
“ini aku ondi kris”
“oh, kamu toh”
“iya, lagi apa kris”
“duduk”
“udah maem”
“udah”
‘udah sholat”
“udah” begitu sangat cueknya dia
kepadaku waktu pertama kenal, semakin lama aku mulai akrab denganya.
Sewaktu waktu dia sms curhat denganku,
tentang dia dengan pacarnya, aku kaget dan sedikit cemburu saat aku mengetahui
dia telah memiliki pacar.
“ndi aku mau curhat” begtiu dia sms aku.
“iya, tinggal curhat aja”
“gini lho ndi, aku bingung sama pacar
aku tiap hari aku selalu kena marah denganya, kayaknya serba yang aku lakukan
itu selalu salah dimatanya, aku harus gimana”
“emang kamu udah member yang terbaik
buatnya atau belum, jika sudah tetapi dia tetap begitu, kalau menurutku di
tinggal saja, tanpa sengaja aku mengeluarkan kata kata (Tekadang cara untuk medapat perhatian adalah berhenti member perhatian,
dan terkadang engkau harus pergi meninggalkanya untuk mengetahui apakah dia
berjalan mengikutimu)
Lambat laun akhirnya dia putus degan
pacarnya, saya merasa lega mendengarnya, berharap saya dapat memilikinya.
Setelah 4 minggu
berlangsung saya mulai akrab dan kris mulai tidak cuek lagi dengan saya, tapi
sayang saya merasa sakti hati setelah saya mendengar dia sudah memiliki pacar,
mungkin saya harus bisa memendam rasa lebih lama lagi, dengan hati yang kecewa
dan cemburu saya jalani hari demi hari dengan tetap menjaga komunikasi denganya.
Hari demi hari berganti saya mulai mulai
mendapat nama panggilan khusus darinya yaitu “BAWEL” entah mungkin saya
orangnya bawel menurutnya dan saya memanggil dia dengan panggilan “NDUT” emang
orangnya agak ndut dan menggemaskan.
Setelah berganti bulan tepatnya bulan
febuari, kayaknya kris mulai ada rasa ke saya. Engagak saya sia sia kan itu,
waktu itu saya sms dia.
“ciee, ndut”
“apaan sih, ciee bawel”
“hehe, lagi apa toh ndut”
“lagi tiduran nih, kamu sih lagi apa
wel”
“lagi mikirin kamu” ciee, begitulah saya
komunikasi dengannya.
Terkadan saya di teras rumah sendirian
memandang langit dan melamun dalam lamunan saya berfikir, gimana ya dan kapan
ya saya bisa memilikinya dan selau menjaganya.
Hari demi hari berganti, saya mulai
memberanikan diri untuk mengajaknya pergi jalan.
“ehh, kris nanti jalan jalan yuk”
“kemana”
“udah tenang aja, kamu bisanya kapan”
“enggak tau, besok mungkin”
“ya udah besok yaa” begitulah saya
berharap semoga saya dapat jalan denganya.
Tapi ke esokan harinya berbeda jauh
dengan yang saya harapkan, dia ada kepentingan keluarga dan akhirnya di undur.
Dan kami sepakat tepatnya tanggal
26-2-2014 kami jalan, dan akhirnya kami berdua jalan dan mungkin hari itu
adalah hari paling indah dalam perjalanan pencarian cinta saya.
Kami berdua pun
jalan jalan dan akhrinya jam setengah 5 sore kami mampir ke restoran di untuk
makan, kami berdua bergurau bersama berdua di restoran tersebut hingga waktu
menunjukan waktu jam setengah 6, dan akhirnnya kami berdua memutuskan untuk
pulang, di hati saya berkata “ini waktunya untuk saya menyatakan rasa bahwa aku
cinta denganya”
Di perjalanan saya mengantar kris pulang
saya berhenti di pinggir jalan depan sekolah saya, di sini lah saya menyatakan
cinta kepadanya.
“kris, aku boleh ngomong sesuatu enggak,
aku mau jujur sama kamu”
“mau ngomong apa”
“sebenernya aku…a..ku” begitulah saya
susah dan berdebar debar saya menyatakan cinta ke dia.
“kamu kenapa ondi”
“aku..sebenarnya suka sama kamu, kamu
mau enggak jadi pacar aku” semakin berdebar saya rasakan.
“hmmmm….aku juga suka sama kamu”
begitulah kris menjawab
“beneran’ saat itu juga aku memeluknya.
Dan akhirnya tanggal 26-2-2014 dan jam
17:59 saya jadian dengannya.
Hari demi hari saya lewati denganya, 1
bulan pertama berjalan manis.
Dan 2 bulan juga
manis, saat berjalan ke bulan ketiga saya mendapatkan kejadian kejadian aneh
yang terjadi ke kris keksaih saya, dari gangguan PHO, yang nggak suka dengan
hubungan aku denganya, dan gangguan mahluk astral.
Waktu itu
berawal dari kris pergi ke kamar mandi di sekolah dan dia mendengar suara aneh,
dan dia cerita ke pada saya dan teman saya, saya dan teman saya menyarankan
untuk tidak menindak lanjuti kejadian tersebut dan kris menghiraukan saran saya
dan teman saya.
Kris mulain
mengalami kejadian aneh, waktu itu kita ada rapat osis di sekolah dan anehnya
kris melihat sosok mahluk astral dan kris menangis, dan saya pun dating untuk
menenangkanya.
Tetapi dia tetap menangis dan akhirnya
pingsan, dan dibawa masuk ke dalam ruang osis setelah sekian lama dia pingsan
akhirnya kris pun siuman, aku merasa sedikit lega.
Dan aku coba bertanya “tadi apa yang
kamu lihat” tanyaku pada dia
“melihat sosok cewek” begitulah kris
menjawab
Dan keanehan pun
terjadi kris menjadi berubah, tubuhnya yang cuma dia tidak bergerak, rambutnya
terjulur panjang, dan pandangannya yang kosong, membuat saya merinding
melihatnya dan saya coba menghibur dia dengan berbagai cara, tetapi kris tetap
saja diam.
Dan saya keluar dan berfirasat, “kris
telah di masuki mahluk astral” dan firasat saya benar.
Saat kris
diangakt berdiri dia langsung menjerit dan pingsan, dan dibawanya ke uks
sekolah, di uks dia menangis, saya mendapinginya di samping dia, saya
membelai-belai keningnya dan memegang erat tanganya.
Setelah sekian lama waktu hanya saya dan
kris di uks sedangkan yang lain sedang mencari bantuan, saya mendengar kris
bicara “jangan pergi’ sambil memandang wajah saya.
Dari kejadian
tersebutlah, saya berjanji akan selau untuk menjaganya, setelah hari berganti
kris sering dimasuki mahluk astral di sekolah aku semakin kasihan dengan
keselamatan nyawanya.
Akhirnya saya
mengambil keputusan demi kebaikanya saya memutuskan hubungan saya dengan kris dengan
sangat terpaksa karena gangguan gangguan yang sering di alami kris dan saya
berbicara kepadana (LEBIH BAIK SAYA
KEHILANGANMU, DARI PADA KEHILANGAN NYAWAMU) begitulah saya katakana ke
kris.
Dan keputusan saya membawakan hasil,
setelah saya putus denganya kris tidak di ganggu oleh mahluk astral itu lagi.
Dan setelah itu saya sering melamun
“sebenarnya saya ingin sekali omongin ke kris sampai sekarang belum saya
curahkan ke dia”
Yaitu
”SEBENARNYA
SAYANG MASIH SANGAT SAYANG DAN CINTA DENGANYA, DAN SAYA BERHARAP BISA KEMBALI
MEMILIKINYA, SAYA BELUM BISA MOVE ON DARINYA SEMOGA DIA MENGETAHUI PERASAANKU
DAN DIA PUN DEMIKIAN”

ada kalanya cinta memang harus diungkapkan, ada kalanya pula cinta lebih nyaman bila hanya dipendam...
BalasHapussalam kenal, sesama orang pemalang. mohon kesediaannya berkunjung ke blog saya:
www.belonomi.blogspot.com