Sabtu, 30 Agustus 2014

TENTANG SOAL RASA MENYATAKAN CINTA





TENTANG SOAL RASA MENYATAKAN CINTA
Karya : Lieondi Yusdeantnus
Hay, namaku ondi teman temanku sering memanggilku ndi, juga ada yang manggilku on :D, tapi itu enggak penting bagiku karena aku orangnya biasa aja orangnya. Sekarang aku kelas 11 di sekolah ternama di kotaku.
Kata orang orang dulu aku orangnya lugu, enggak bisa bergaul, dan culun (kata orang orang)
Tapi sekarang setelah aku SMA aku sudah tau apa itu bergaul, apa itu bergaya mengikuti trands masa kini, dan tau apa itu CINTA.
Cerita ini menceritakanku tentang apa itu soal rasa menyatakan cinta.
Cinta, adalah sebuah misteri dari dahulu hingga sekarang yang membuat orang salah tingkah, dan merubah gaya hidupnya, dimana seseorang merasakan namanya jatuh cinta, kangen seseorang, merasakan namanya sakit hati, dan berbagai rasa lainnya.
Waktu itu aku baru kelas sepuluh sewaktu aku masuk sekolah untuk pertama kalinya di SMA aku di sekolah terkenal dengan orang yang cuek, dan tidak perduli dengan orang lain, waktu itu aku mengikuti seleksi pemilihan kepengurusan osis di sekolahku, tes demi tes saya lewati, dan akhirnya saya di terima menjadi pengurus osis di sekolahku.
Perjalanan cinta saya dimulai sekarang, waktu rapat pembentukan  kepengurusan ada 1 wanita yang cantik jelita, manis dan tidak bisa buat saya lupakan hingga sekarang, waktu itu saya mulai berkenalan dengan dia.
Dia namanya kris.
Dia seorang atlet bela diri pencak silat, dan saya juga atlet bela diri karate dia sering membantu saya saat saya kesusahan dan juga sebaliknya, kris adalah seorang cewek yang membuat saya jatuh cinta, awal kita berkenalan tampak malu malu.
Waktu itu kita berkenalan “hey, sapa namamu” begitulah kris bertanya kepadaku.
Lalu saya menjawab “namaku ondi, lha kamu sih siapa namanya” entah kenapa jantung saya berdebar kencang saat saya bersalaman dengannya, (APAKAH ITU YANG DINAMAKAN CINTA) entahlah saya kurang mengerti.
Dia menjawab “namaku kris” parasnya yang cantik itu dan matanya yang indah, membuatku tidak dapat berpaling dari pandanganya.
Waktu terus berganti dan bergulir, kami mulai akrab dan memberanikan tukeran nomer hp.
“ehh, kris aku minta nomermu dong” dengan berharap dapat meminta momer hpnya.
“buat apa, nih 08*******”
“iya makasih, nanti aku sms kamu yaa”
“iya”
Awal pertama sms dia sangat cuek denganku, dengan bahasa bahasa yang cuek membuat aku bersemangat untuk mendaptkan hatinya.
“malem kris, lagi apa nih” itu awal aku memberanikan diri sms dia.
“malem juga, ini siapa”
“ini aku ondi kris”
“oh, kamu toh”
“iya, lagi apa kris”
“duduk”
“udah maem”
“udah”
‘udah sholat”
“udah” begitu sangat cueknya dia kepadaku waktu pertama kenal, semakin lama aku mulai akrab denganya.
Sewaktu waktu dia sms curhat denganku, tentang dia dengan pacarnya, aku kaget dan sedikit cemburu saat aku mengetahui dia telah memiliki pacar.
“ndi aku mau curhat” begtiu dia sms aku.
“iya, tinggal curhat aja”
“gini lho ndi, aku bingung sama pacar aku tiap hari aku selalu kena marah denganya, kayaknya serba yang aku lakukan itu selalu salah dimatanya, aku harus gimana”
“emang kamu udah member yang terbaik buatnya atau belum, jika sudah tetapi dia tetap begitu, kalau menurutku di tinggal saja, tanpa sengaja aku mengeluarkan kata kata (Tekadang cara untuk medapat perhatian adalah berhenti member perhatian, dan terkadang engkau harus pergi meninggalkanya untuk mengetahui apakah dia berjalan mengikutimu)
Lambat laun akhirnya dia putus degan pacarnya, saya merasa lega mendengarnya, berharap saya dapat memilikinya.
Setelah 4 minggu berlangsung saya mulai akrab dan kris mulai tidak cuek lagi dengan saya, tapi sayang saya merasa sakti hati setelah saya mendengar dia sudah memiliki pacar, mungkin saya harus bisa memendam rasa lebih lama lagi, dengan hati yang kecewa dan cemburu saya jalani hari demi hari dengan tetap menjaga komunikasi denganya.
Hari demi hari berganti saya mulai mulai mendapat nama panggilan khusus darinya yaitu “BAWEL” entah mungkin saya orangnya bawel menurutnya dan saya memanggil dia dengan panggilan “NDUT” emang orangnya agak ndut dan menggemaskan.
Setelah berganti bulan tepatnya bulan febuari, kayaknya kris mulai ada rasa ke saya. Engagak saya sia sia kan itu, waktu itu saya sms dia.
“ciee, ndut”
“apaan sih, ciee bawel”
“hehe, lagi apa toh ndut”
“lagi tiduran nih, kamu sih lagi apa wel”
“lagi mikirin kamu” ciee, begitulah saya komunikasi dengannya.
Terkadan saya di teras rumah sendirian memandang langit dan melamun dalam lamunan saya berfikir, gimana ya dan kapan ya saya bisa memilikinya dan selau menjaganya.
Hari demi hari berganti, saya mulai memberanikan diri untuk mengajaknya pergi jalan.
“ehh, kris nanti jalan jalan yuk”
“kemana”
“udah tenang aja, kamu bisanya kapan”
“enggak tau, besok mungkin”
“ya udah besok yaa” begitulah saya berharap semoga saya dapat jalan denganya.
Tapi ke esokan harinya berbeda jauh dengan yang saya harapkan, dia ada kepentingan keluarga dan akhirnya di undur.
Dan kami sepakat tepatnya tanggal 26-2-2014 kami jalan, dan akhirnya kami berdua jalan dan mungkin hari itu adalah hari paling indah dalam perjalanan pencarian cinta saya.
Kami berdua pun jalan jalan dan akhrinya jam setengah 5 sore kami mampir ke restoran di untuk makan, kami berdua bergurau bersama berdua di restoran tersebut hingga waktu menunjukan waktu jam setengah 6, dan akhirnnya kami berdua memutuskan untuk pulang, di hati saya berkata “ini waktunya untuk saya menyatakan rasa bahwa aku cinta denganya”
Di perjalanan saya mengantar kris pulang saya berhenti di pinggir jalan depan sekolah saya, di sini lah saya menyatakan cinta kepadanya.
“kris, aku boleh ngomong sesuatu enggak, aku mau jujur sama kamu”
“mau ngomong apa”
“sebenernya aku…a..ku” begitulah saya susah dan berdebar debar saya menyatakan cinta ke dia.
“kamu kenapa ondi”
“aku..sebenarnya suka sama kamu, kamu mau enggak jadi pacar aku” semakin berdebar saya rasakan.
“hmmmm….aku juga suka sama kamu” begitulah kris menjawab
“beneran’ saat itu juga aku memeluknya.
Dan akhirnya tanggal 26-2-2014 dan jam 17:59 saya jadian dengannya.
Hari demi hari saya lewati denganya, 1 bulan pertama berjalan manis.
Dan 2 bulan juga manis, saat berjalan ke bulan ketiga saya mendapatkan kejadian kejadian aneh yang terjadi ke kris keksaih saya, dari gangguan PHO, yang nggak suka dengan hubungan aku denganya, dan gangguan mahluk astral.
Waktu itu berawal dari kris pergi ke kamar mandi di sekolah dan dia mendengar suara aneh, dan dia cerita ke pada saya dan teman saya, saya dan teman saya menyarankan untuk tidak menindak lanjuti kejadian tersebut dan kris menghiraukan saran saya dan teman saya.
Kris mulain mengalami kejadian aneh, waktu itu kita ada rapat osis di sekolah dan anehnya kris melihat sosok mahluk astral dan kris menangis, dan saya pun dating untuk menenangkanya.
Tetapi dia tetap menangis dan akhirnya pingsan, dan dibawa masuk ke dalam ruang osis setelah sekian lama dia pingsan akhirnya kris pun siuman, aku merasa sedikit lega.
Dan aku coba bertanya “tadi apa yang kamu lihat” tanyaku pada dia
“melihat sosok cewek” begitulah kris menjawab
Dan keanehan pun terjadi kris menjadi berubah, tubuhnya yang cuma dia tidak bergerak, rambutnya terjulur panjang, dan pandangannya yang kosong, membuat saya merinding melihatnya dan saya coba menghibur dia dengan berbagai cara, tetapi kris tetap saja diam.
Dan saya keluar dan berfirasat, “kris telah di masuki mahluk astral” dan firasat saya benar.
Saat kris diangakt berdiri dia langsung menjerit dan pingsan, dan dibawanya ke uks sekolah, di uks dia menangis, saya mendapinginya di samping dia, saya membelai-belai keningnya dan memegang erat tanganya.
Setelah sekian lama waktu hanya saya dan kris di uks sedangkan yang lain sedang mencari bantuan, saya mendengar kris bicara “jangan pergi’ sambil memandang wajah saya.
Dari kejadian tersebutlah, saya berjanji akan selau untuk menjaganya, setelah hari berganti kris sering dimasuki mahluk astral di sekolah aku semakin kasihan dengan keselamatan nyawanya.
Akhirnya saya mengambil keputusan demi kebaikanya saya memutuskan hubungan saya dengan kris dengan sangat terpaksa karena gangguan gangguan yang sering di alami kris dan saya berbicara kepadana (LEBIH BAIK SAYA KEHILANGANMU, DARI PADA KEHILANGAN NYAWAMU) begitulah saya katakana ke kris.
Dan keputusan saya membawakan hasil, setelah saya putus denganya kris tidak di ganggu oleh mahluk astral itu lagi.
Dan setelah itu saya sering melamun “sebenarnya saya ingin sekali omongin ke kris sampai sekarang belum saya curahkan ke dia”
Yaitu
”SEBENARNYA SAYANG MASIH SANGAT SAYANG DAN CINTA DENGANYA, DAN SAYA BERHARAP BISA KEMBALI MEMILIKINYA, SAYA BELUM BISA MOVE ON DARINYA SEMOGA DIA MENGETAHUI PERASAANKU DAN DIA PUN DEMIKIAN”

1 komentar:

  1. ada kalanya cinta memang harus diungkapkan, ada kalanya pula cinta lebih nyaman bila hanya dipendam...

    salam kenal, sesama orang pemalang. mohon kesediaannya berkunjung ke blog saya:

    www.belonomi.blogspot.com

    BalasHapus